Tugas Ilmu Budaya Dasar, Kebudayaan Sumatera Utara
Nama : Kezia Elisabeth
Kelas : 1EA30
Tugas Ilmu Budaya Dasar
Kelas : 1EA30
Tugas Ilmu Budaya Dasar
KEBUDAYAAN SUMATERA UTARA
Kebudayaan yang saya miliki berasal dari daerah
Sumatera Utara dari suku batak toba, karena kedua orang tua saya berasal dari
daerah sana. Ada banyak kebudayaan yang saya ketahui yang berasal dari daerah
sana, seperti tariannya, rumah adatnya, makanan khasnya, kain ulos yang
memiliki lambang tertentu, pakaian adat juga hal-hal yang biasa dilakukan oleh
suku batak.
- Di mulai dari rumah adatnya, rumah adat Sumatera Utara bernama rumah Jabu Bulon. Rumahnya itu berbentuk panggung biasanya digunakan untuk pertemuan satu keluarga besar, dibagian paling atas rumah digunakan untuk tempat tinggal bersama dan biasanya di bagian paling bawah untuk menyimpan kayu-kayu.
http://www.pinterest.com/pin/363454632402225621/
Ini adalah contoh dari rumah adat suku batak.
- Tarian adat yang paling terkenal di daerah Sumatera Utara adalah tarian tor-tor, sebenarnya masih banyak tarian lainnya seperti tarian serampang dua belas dan lainnya tapi yang paling terkenal adalah tarian tor-tor. Tarian tor-tor biasanya diiringi dengan alat musik seperti gondang, suling, terompet batak dan masih banyak lainya. Tarian tor-tor biasanya dilakukan di dalam pesta besar seperti pesta adat, pesta pernikahan, pesta penyambutan juga pesta duka seperti kematian. Dalam mengikuti tarian tor-tor kita hanya perlu memakai ulos yang dipakai utuk ikat kepala dan juga untuk selendang, namun motif ulos yang dipakai harus sesuai dengan pesta yang diikuti karena setiap ulos mempunyai makna yang berbeda-beda. Gerakan tarian tor-tor cukup gampang untuk di pelajarinya saya sendiri sudah pernah melakukan tarian tor-tor di acara tertentu.
https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2014/10/01/tarian-tradisional-sumatera-utara/comment-page-1/
Ini adalh contoh tarian tor-tor suku batak.
- Kain ulos adalah kain khas daerah Sumatera Utara. Kain ulos ini mempunyai motif dan makna yang berbeda-beda jadi tidak boleh digunakan di sembarang pesta. Warna yang paling dominan pada ulos itu biasanya merah, hitam, dan putih juga dipakaikan benang bewarna emas dan perak untuk memperindah kain ulos. Ada banyak jenis ulos tapi hanya dua jenis ulos yang saya ketahui,
a. Ulos
Bintang Maratur, yang mempunyai banyak kegunaan. Salah satunya itu seperti
diberikan kepada keluarga yang baru mempunyai rumah terus diberikan kepada
keluarga yang baru mempunyai anak dan masih banyak lagi kegunaan dari ulos ini.
Jadi biasanya ulos ini akan dipakai di acara bahagia atau pesta bahagia.
http://sopoulosbatak.wordpress.com/product/
ini adalah contoh ulos bintang maratur.
b. Ulos
Ragi Hotang, ulos ini biasanya di gunakan untuk acara duka seperti acara kematian.
http://sopoulosbatak.wordpress.com/product/
ini adalah contoh ulos ragi hotang.
- Karena banyak sekali suku di daerah Sumatera Utara jadi pasti berbeda setiap pakaian adatnya. Hanya satu yang membuat sama yaitu kain khas ulos, pakaian adat khas suku batak toba yang saya tau cukup sederhana. Untuk lelaki hanya menggunakan tutup kepala yang disebut sabe-sabe, ulos ragi hotang untuk di bahunya dan juga menggunakan sarung. Untuk perempuan menggunakan ulos sadum di bahunya dililit dengan ulos ragi hotang, dan juga memakai pengikat kepala atau sot tali. Saya sudah pernah memakai pakaian adat suku batak saat ada acara natal di gereja.
http://sanggarnusantaradotcom.blogspot.com/2017/10/baju-batak-batak-toba-pakaian-adat.html
Ini
contoh pakaian adat suku batak toba.
Sumatera Utara juga mempunyai banyak sekali suku, saya sendiri berasal dari suku batak toba. Tapi bukan hanya batak toba saja masih banyak suku lainnya seperti:
o
Batak karo
o
Batak toba
o
Batak mandailing
o
Batak simalungun
o
Batak pak pak
o
Melayu
o
Nias, dll
Banyak suku pasti juga banyak Bahasa. Bahasa yang sering dipakai oleh kedua orang tua saya adalah bahasa batak toba, saya sendiri belum bisa menggunakan bahasa dari daerah saya tetapi saya mengerti sedikit arti dari bahasa itu karena kedua orang tua saya biasa menggunakan bahasa itu di rumah sebagai Bahasa sehari-hari jadi saya sedikit mengerti apa yang sering mereka katakana.
Bahasa yang ada di Sumatera Utara sesuai dengan suku
yang ada juga seperti:
o
Bahasa batak toba
o
Bahasa batak karo
o
Bahasa simalungun
o
Bahasa nias
o
Bahasa melayu
o
Bahasa mandailing, dll
Kebiasaan-kebiasaan yang
saya tau sering dilakukan oleh suku batak itu seperti:
1. Mandok
hata, itu biasanya dilakukan disaat penghujung tahun atau tahun baru. Kita
membicarakan apa yang sudah terjadi di tahun sebelumnya, peristiwa yang terjadi
di tahun sebelumnya atau sifat kita yang harus ditinggalkan, saling meminta
maaf, membuat rencana untuk ditahun yang akan datang. Biasanya dimulai dari
orang tua yang berbicara lalu dilanjutkan oleh anak-anak.
2. Tidak
boleh menikah satu marga, karena satu marga itu dianggap sama saja dengan
keluarga, walaupun kita tidak memiliki hubungan darah.contohnya seperti saya
yang boru Manik tidak boleh menikah dengan lelaki marga Manik karena kita
bersaudara walaupun tidak ada hubungan darah.
3. Martarombo,
mencari hubungan kekeluargaan antar satu dengan lainnya. Biasanya jika orang
batak bertemu dengan orang batak lainnya pasti yang pertama kali ditanyakan
adalah marganya.
4. Mangulosi,
dilakukan di setiap pesta adat seperti pesta pernikahan, kematian dan acara lainnya.
Menggunakan ulos dengan fungsi atau kegunaannya masing-masing.
Daftar Pustaka:






Komentar
Posting Komentar